Mimpi dan Kehidupan

"Hidup Berawal dari Mimpi" sederhana tapi menarik untuk diurai apa benar hidup berawal dari mimpi??? yah mungkin ini ada benarnya, 1.mimpi saya tidak ingin menarik arti mimpi dalam hal ini pada wilayah dimana manusia dalam keadaan istrhat dan kemungkinan terjadi halusinasi atau suatu peristiwa yang tergambar diluar realitas, saya mencoba membawa mimpi pada arti yang lebih luas dimana manusia berimajinasi dan merencanakan segala sesuatunya sebelum realisasi sembari berada dalam lingkup realita yang sementara berlangsung.... 2. Hidup saya ingin mengurai hidup tanpa memisahkan hakekat hidup dan serangkaian yang terkait dengan proses perjalanan hidup itu sendiri yang sering dikenal dengan kehidupan.... lalu sejenak saya berfikir, apa hubungan antara mimpi dan kehidupan??? sadar atau tidak, dalam perjalanan kehidupan manusia tidak lepas dari imajinasi,angan2 dan rencana2 ttg apapun,baik yang ada didepan mata ataupun yang masih jauh kedepan dan belum tentu terjadi.... lalu, seberapa jauh pengaruh mimpi dalam pembentukan realita?? yah saya teringat dengan "apapun yang kita yakini dan kita pikirkan terus menerus suatu saat akan terwujud dalam kenyataan" keyakinan adalah bentukan dari mimpi dan referensi2 yang pernah merasuki alam pemikiran manusia, dan pemikiran adalah proses dimana terjadi pergulatan antara benar dan salah dari referensi2 yang akan menghantarkan pada analisa2 lalu membentuk ide2 dan lahirlah mimpi2 yang kadang indahnya tak sesuai dengan realita.... sampai disini mungkin kita akan berkesimpulan bahwa pengaruh mimpi tidak terlalu menetnukan.... tapi ingat, kehidupan tidak lepas dari peran elemen2 lain yang menjadi unsur penyusun dan berperan penting membentuk realita.... dan jika dikaji lebih jauh, maka ternyata, hidup itu memang sangat dominan terbentuk dan tertata oleh sekumpulan mimpi... mimpi person2 yang saling berkaitan dan saling berpengaruh sehingga kadang nampak tidak sempurna terealisasi karena masih ada pemimpi2 lain yang turut andil dalam terbentuknya kenyataan..... ‪#‎sederetgoesanilmiahancharwinner‬ — bersama Hendra First di Home sweet home @buakana.
»»  READMORE...

Motivasi kehidupan

Kehidupan ini adalah sebuah perjalanan misterius menembus kabut keraguan dan menerobos jeruji ketakutan untuk melompat lebih panjang ... daripada lebarnya jebakan-jebakan kesalahan. Tapi itu semua hanya illusi. Yang nyata adalah perlindungan Tuhan bagi jiwa-jiwa baik yang menyerahkan dirinya kepada kebaikan. Engkau yang setia kepada yang benar, tak mungkin dibiarkan lama bersedih. Engkau akan diselamatkan. Semua impian dan rencana, semua yang kita lakukan, dan semua kesulitan dan tantangan, adalah proses pencerahan pengertian dan peningkatan kemampuan kita ... untuk naik ke kelas-kelas kehidupan yang lebih baik. Sesungguhnya, kita hanya harus menghindari sikap dan perilaku yang menurunkan, agar kita bisa naik. Memang tidak semua orang harus berhasil, tapi setiap pribadi harus menjadi sesuatu. Demikian banyak jiwa baik di dunia ini yang sedang galau dan kecil hati mengenai masa depan mereka. ... Mereka berdiri di bawah sinar yang salah, sehingga mereka melihat diri sendiri sebagai korban, yang harus selalu kalah, yang tidak bernasib baik, dan yang tidak boleh mengharapkan lebih baik daripada sedikit yang telah diberikan oleh orang lain. Semoga Tuhan memampukan kita untuk membesarkan hati sesama. Kira-kira, jika istri kita tidak menikah dengan kita mungkinkah dia jadinya menikah dengan seseorang yang lebih lembut bicaranya ... dan penuh kasih dalam memperlakukannya? Mungkinkah suaminya itu lebih mampu menyejahterakannya, lebih tinggi pangkatnya, dan menjadikannya istri orang yang harum namanya? Jika mungkin, marilah kita memohon bantuan Tuhan untuk menjadi suami yang seperti itu baginya. Janganlah berkecil hati dengan tidak adanya orang yang bisa kau samai, karena itu berarti engkau sangat berbeda dari mereka. Tidak ada orang yang kurang atau lebih rendah daripada orang lain, karena sesungguhnya dia hanya berbeda. ... Tidak adanya pembanding adalah keuntungan. Hanya saja, perbedaanmu belum dihormati oleh orang lain. Dan alasan utama mengapa perbedaanmu itu belum mereka hormati, adalah karena engkau belum menghormati perbedaanmu sendiri. Hormatilah kekhususan dirimu saat ini. Ingatlah itu semua bukan kelemahan atau kekurangan, tapi kekhususan. Akan datang masa di mana orang akan terbuka mata dan hatinya bagi perbedaan yang ada pada dirimu, yang penting bagi kebaikan mereka.

Sumber Artikel : http://googel22.blogspot.com/2012/08/kata-bijak-mario-teguh.html .
Copyright Berita Terbaru 22 - Under Common Share Alike Atribution.
»»  READMORE...

Budidaya Ikan Gabus / Haruan (Chana striata)

Ikan gabus. Hampir semua orang tahu. Karena mereka sudah merasakan kelezatannya. Ikan inipun mudah sekali didapat, bisa dibeli di pasar, bahkan di warung-warung sekitar tempat tinggalnya. Namun apakah mereka tahu asal-usul ikan tersebut. Tentu saja tidak semua orang tahu, termasuk cara budidayanya. Inilah yang akan dikupas dalam artikel ini. Soal asal usul. Ternyata ikan gabus adalah ikan asli Indonesia. Hidup di perairan sekitar kita, di rawa, di waduk dan di sungai-sungai yang airnya tenang. Namun ikan gabus yang bisa dibeli di pasar-pasar dan warung-warung, kemungkinan besar dari Kalimantan. Karena pulau itulah yang kini menjadi pemasok terbesar untuk pasar-pasar seluruh Indonesia. Namun sayang, populasi ikan gabus di alam sudah mulai berkurang, sehingga budiadaya ikan ini perlu dikembangkan. Lalu soal cara budidaya ikan gabus. Ternyata ikan inipun tidak susah. Tidak perlu dengan pemijahan buatan, cukup dengan pemijahan alami. Tentu saja hal ini disebabkan karena ikan gabus sudah akrab dengan perairan kita. Salah satu instansi perikanan yang sudah berhasil adalah Balai Budidaya Air Tawar Mandiangin, Kalimantan Selatan. Artikel inipun diambil dari salah satu leafletnya. Namun sebelum mengupas tentang cara budidayanya, alangkah lebih baiknya kita tahu dulu tentang biologinya, terutama habitat, kebiasaan hidup, kebiasaan makan dan sistematikanya. Di Kalimantan, ikan gabus banyak ditemukan di rawa-rawa daerah pedalaman, hidup di dasar perairan yang dangkal, bersifat carnivor atau pemakan daging, terutama ikan-ikan kecil yang mendekatinya. Ikan gabus bersifat musiman, memijah pada musim hujan dari Bulan Oktober hingga Desember. Secara sistematika, seorang ahli perikanan, Kottelat (1993) memasukan kedalam : Kelas : Pisces; Ordo : Labyrinthycy; Famili : Chanidae; Genus : Channa; Spesies : Channa striata; sinonim dengan Ophiochephalus striatus. Ikan gabus memiliki nama lain, yaitu gabus isilah Indonesia, Haruan merupakan nama daerah Kalimantan. Sedangkan dalam Bahasa Inggeri disebut Snaka Head Fish. Beda jantan dan betina Jantan dan betina ikan gabus bisa dibedakan dengan mudah. Caranya dengan melihat tanda-tanda pada tubuh. Jantan ditandai dengan kepala lonjong, warna tubuh lebih gelap, lubang kelamin memerah dan apabila diurut keluar cairan putih bening. Betina ditandai dengan kepala membulat, warna tubuh lebih terang, perut membesar dan lembek, bila diurut keluar telur. Induk jantan dan harus sudah mencapai 1 kg. Pemijahan Pemijahan dilakukan dalam bak beton atau fibreglass. Caranya, siapkan sebuah bak beton ukuran panjang 5 m, lebar 3 m dan tinggi 1 m; keringkan selama 3 – 4 hari; masukan air setinggi 50 cm dan biarkan mengalir selama pemijahan; sebagai perangsang pemijahan, masukan eceng gondok hingga menutupi sebagian permukaan bak; masukan masukan 30 ekor induk betina; masukan pula 30 ekor induk jantan; biarkan memijah; ambil telur dengan sekupnet halus; telur siap untuk ditetaskan. Untuk mengetahui terjadinya pemijahan dilakukan pengontrolan setiap hari. Telur bersifat mengapung di permukaan air. Satu ekor induk betina bisa menghasilkan telur sebanyak 10.000 – 11.000 butir. Penetasan telur Penetasan telur dilakukan di akuarium. Caranya : siapkan sebuah akuarium ukuran panjang 60 cm, lebar 40 cm dan tinggi 40 cm; keringkan selama 2 hari; isi air bersih setinggi 40 cm; pasang dua buah titik aerasi dan hidupkan selama penetasan; pasang pula pemanas air hingga bersuhu 28 O C; masukan telur dengan kepadatan 4 – 6 butir/cm2; biarkan menetas. Telur akan menetas dalam waktu 24 jam. Sampai dua hari, larva tidak perlu diberi pakan, karena masih menyimpan makanan cadangan. Pemeliharaan larva Pemeliharaan larva dilakukan setelah 2 hari menetas hingga berumur 15 hari, dalam akuarium yang sama dengan kepadatan 5 ekor/liter. Kelebihan larva bisa dipelihara dalam akuarium lain. Pada umur 2 hari, larva diberi pakan berupa naupli artemia dengan frekwensi 3 kali sehari. Dari umur 5 hari, larva diberi pakan tambahan berupa daphnia 3 kali sehari, secukupnya. Untuk menjaga kualitas air, dilakukan penyiponan, dengan membuang kotoran dan sisa pakan dan mengganti dengan air baru sebanyak 50 persen. Penyiponan dilakukan 3 hari sekali, tergantung kualitas air. Pendederan Pendederan I ikan gabus dilakukan di kolam tanah. Caranya : siapkan kolam ukuran 200 m2; keringkan selama 4 – 5 hari; perbaiki seluruh bagiannya; buatkan kemalir dengan lebar 40 cm dan tinggi 10 cm; ratakan tanah dasarnya; tebarkan 5 – 7 karung kotoran ayam atau puyuh; isi air setinggi 40 cm dan rendam selama 5 hari (air tidak dialirkan); tebar 4.000 ekor larva pada pagi hari; setelah 2 hari, beri 1 – 2 kg tepung pelet atau pelet yang telah direndam setiap hari; panen benih dilakukan setelah berumur 3 minggu.
»»  READMORE...

Manfaat Ikan Gabus

Cepat Sembuh Berkat Ikan Gabus Kandungan albuminnya sangat tinggi sehingga dapat mempercepat penyembuhan. Pernah melihat ikan gabus yang hidupnya di rawa-rawa? Rupanya memang jelek. Meski begitu, rasanya tak kalah lezat dari ikan salmon. Ikan gabus mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, bahkan pasar-pasar modern. Biasanya dalam bentuk kering alias ikan gabus asin. Sayangnya, belum banyak orang yang menjadikan ikan gabus sebagai lauk favorit. Padahal, selain rasanya yang lezat, ikan gabus juga memiliki manfaat yang sangat besar untuk kesehatan. Kandungan protein albuminnya yang sangat tinggi, membuat ikan gabus dapat digunakan untuk membantu mempercepat penyembuhan beragam penyakit, dari kekurangan gizi hingga HIV-AIDS. Adalah Prof. DR. dr. Nurpudji A. Taslim, MPH., SpGK., ahli gizi dari CFNH (Center for Food, Nutrition, and Health) bersama rekan-rekannya di Universitas Hasanudin, yang berhasil membuktikannya. Ide penelitian ikan gabus berawal dari kebiasaan masyarakat Sulawesi Selatan, seperti di daerah Sidrat, Sengkang, yang selalu memberikan menu ikan gabus jika ada yang sakit. "Mereka yakin kalau ikan gabus ada manfaatnya namun tak bisa membuktikan secara ilmiah," ungkap Pudji, yang lantas melakukan uji coba dengan memberikan masakan ikan gabus kepada pasien di RS Wahidin Sudiro Husodo, Makassar, Sulawesi Selatan. Setelah beberapa kali mengonsumsi ikan gabus, kadar albumin si pasien meningkat sehingga kesehatannya pun membaik lebih cepat. Masalahnya, tak semua orang suka dengan rasa dan bau ikan gabus. Apalagi, sulit sekali menyiapkan masakan ikan gabus setiap saat di rumah sakit. Belum lagi, komposisinya yang tidak pas. Akhirnya, Pudji mengakali dengan membuat ekstrak ikan gabus dalam bentuk cairan yang nantinya dimasukkan melalui selang makanan. Meskipun berhasil meningkatkan kadar albumin, tetapi banyak pasien tetap menolak karena baunya yang amis. Pudji menganggap, kedua cara pemberian tadi tidak efektif. Akhirnya, sekitar tahun 2004-2005, Pudji dan rekan-rekannya menemukan cara yang dianggap jauh lebih efektif. Ikan gabus dibuat ekstrak dalam bentuk bubuk lalu dimasukkan ke dalam kapsul. Terbukti, pemberian kepada pasien jauh lebih mudah, tak ada yang menolak karena seperti layaknya minum obat biasa. Juga, tak perlu repot memasak dan tak perlu takut dosisnya kurang. Kapsul ekstrak ikan gabus pun dikirim ke berbagai posyandu, puskesmas, dan rumah sakit di beberapa daerah di Indonesia. Selain untuk membantu pasien yang tak mampu, juga dalam rangka meyakinkan para dokter bahwa kapsul tersebut memang benar-benar dapat digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit. Terbukti, pasien dengan luka habis operasi, sirosis hati, ginjal, luka yang besar, dan TBC, bisa sembuh lebih cepat. "Sekitar 10 sampai 14 hari kadar albuminnya naik 0,6 sampai 0,8," jelas Pudji. Bahkan pada penderita HIV-AIDS, kadar albuminnya juga bisa naik sehingga berat badan si penderita naik perlahan. Hasil penelitian yang dilakukan sejak 1994 ini, lalu didaftarkan permohonan patennya dengan nomor P00200600144, berjudul produk konsentrat protein ikan gabus. Departemen Kehakiman mengumumkannya pada 8 Maret 2007 dengan nomor publikasi 047.137.A. "Kami ingin penelitian yang sudah dilakukan sejak lama membuahkan hasil dengan hak paten," kata Pudji. Ya, dan semoga semakin banyak orang sakit yang dapat segera disembuhkan! APA SIH ALBUMIN ITU? Albumin merupakan bagian dari protein yang sangat penting untuk tubuh. "Tubuh kita terdiri dari 60% plasalbumin," jelas Pudji. Albumin berada di dalam darah dan berfungsi mengatur keseimbangan air dalam sel, memberi gizi pada sel, dan mengeluarkan produk buangan. Selain itu, albumin juga berfungsi mempertahankan pengaturan cairan dalam tubuh. Bila kadar albumin rendah, maka protein yang dikonsumsi anak akan pecah. Protein yang seharusnya dikirim untuk pertumbuhan sel, menjadi tidak maksimal. Pada anak yang kekurangan albumin pun, seperti penderita TBC, maka obat yang diminum daya kerjanya kurang maksimal. Sedangkan pada anak yang sedang berada di fase golden age (1-5 tahun), kekurangan albumin sangat mengganggu pertumbuhan otaknya. Semakin sedikit albumin, pertumbuhan sel di otak akan semakin sedikit. Sel yang sedikit membuat anak tak tumbuh lebih cerdas. Kadar albumin normal dalam tubuh antara 3,5-4,5. Bila kurang dari 2,2 menunjukkan masalah pada tubuh. Umumnya, masalah gizi, karena zat gizi yang dibawa di dalam darah sangat kurang sehingga tak bisa memberi gizi pada sel. Hal ini akan memengaruhi kesehatan anak. Bisa saja anak kekurangan gizi hingga mengalami gizi buruk. Kekurangan gizi ini pun berdampak terhadap daya kekebalan tubuh yang sangat rendah sehingga anak mudah sakit. Sedangkan pada anak yang menderita penyakit tertentu, semisal TBC, akan lebih lama disembuhkan. Sebenarnya, tubuh memiliki cadangan albumin yang bisa digunakan bila asupan albumin sangat kurang. Letaknya berada di dalam otot. Namun bila albumin cadangan ini diambil terus-menerus, anak akan mengalami gangguan berat badan. Ia terlihat sangat kurus dan tubuhnya tidak bugar. Tak heran bila anak yang sangat kurus diindikasikan kekurangan albumin di dalam tubuhnya. Berbeda bila kadar albumin di dalam tubuh mencukupi, selain daya tahan tubuh meningkat, proses penyembuhan dari penyakit pun lebih cepat. Bila pun kelebihan biasanya disimpan di jaringan lemak dan tak akan membahayakan anak. "Tapi anak yang mengalami kelebihan albumin jarang sekali ditemukan," kata Pudji. Pudji melakukan penelitian terhadap dua anak dengan gizi buruk yang sedang dalam pengobatan. Anak pertama diberikan biskuit yang tak mengandung albumin, sedangkan anak kedua diberikan biskuit yang mengandung albumin. Hasilnya, anak yang diberikan biskuit dengan kandungan albumin ikan gabus, BB-nya naik lebih cepat. AYO, BERIKAN IKAN GABUS! Tak hanya anak sakit yang kekurangan albumin, anak sehat pun bisa mengalami kekurangan albumin namun pada saat itu dia tidak sedang sakit. Bisa ditunjukkan dengan tubuh anak yang kurus, tidak terlihat segar, lemah, dan sebagainya. Namun gejala kurus tidak bisa selalu diindikasikan kalau anak kekurangan albumin. Bisa saja anak memang punya genetik kurus dari kedua orangtuanya atau penyakit lainnya. Menurut Pudji, untuk mendapatkan jawaban yang tepat, darah anak harus diperiksa di laboratorium untuk diketahui kadar protein albuminnya. Namun, jangan menunggu sampai anak kekurangan albumin. Kita harus mencegah kejadian tersebut karena sangat mengganggu daya tahan tubuh, juga sistem metabolismenya. Kita bisa memberikan albumin secara alami kepada anak. Misalnya dengan menyediakan lauk ikan gabus dalam menu anak. Apalagi, ikan gabus mudah sekali didapatkan di pasar-pasar. Menurut Pudji, kita bisa bebas memberikan ikan gabus kering atau basah. Namun karena rasa dan baunya yang tak selalu disenangi setiap anak, maka kita perlu membuat variasi menu yang menarik supaya anak senang mengonsumsinya. Bisa digoreng asin, goreng manis, dibuatkan abon, bahkan bisa disantan seperti ikan kakap. Sedangkan untuk bayi, bisa dicampur dengan nasi tim. Mengenai waktu pemberiannya bisa kita atur sendiri: seminggu sekali atau dua kali, bahkan setiap hari pun boleh. Dengan mengonsumsi ikan gabus diharapkan anak tak akan kekurangan albumin. Namun tentu saja, kita tak boleh mengesampingkan asupan gizi seimbang. Gizi seimbang harus kita perhatikan dengan baik. Jadi, sekarang jangan memandang ikan gabus sebagai lauk orang pinggiran mengingat manfaatnya yang sangat besar. ALTERNATIF PENGOBATAN MURAH Kapsul ekstrak ikan gabus bisa dijadikan alternatif pengobatan yang sangat murah. Bayangkan, anak yang berkadar albumin rendah harus diberi infus seharga sekitar Rp1,4 juta per botol. Minimal pemberian adalah 3 botol. Jika dikalikan, maka biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp4,2 juta. Bila kebutuhan infus lebih banyak, tentu biaya yang dikeluarkan pun jauh lebih besar. Tak heran bila banyak orangtua dari kalangan tak mampu sering mengeluh akan besarnya biaya pengobatan. "Saya tidak tega melihat ibu yang memiliki anak gizi buruk namun tak bisa berbuat apa-apa," tutur Pudji. Nah, dengan kapsul albumin dari ikan gabus seharga Rp3.000 per buahnya, bila pemberiannya 2 kapsul sekali minum sehari 3 kali selama 10 hari, maka total biaya yang harus dikeluarkan hanya Rp180.000. Tentu biaya ini jauh lebih terjangkau, sementara kemampuan menaikkan kadar albuminnya pun sama. Terbukti, dari penelitian yang dilakukan Pudji, pemberian kapsul dapat meningkatkan BB anak sebanyak 1 kg setiap bulan. Keresahan Pudji akan banyaknya kasus gizi buruk pada anak pun terobati. Sebab, kini mereka tak perlu membayar mahal bila ingin memperbaiki masalah gizi anak. Mereka bisa menggunakan kapsul atau biskuit albumin ikan gabus. Atau, mereka bisa memberikan lauk ikan gabus pada anak-anak mereka.
»»  READMORE...

Sampah untuk Pembangkit Listrik

Belajar dari Taiwan; Sampah untuk Pembangkit Listrik


SAMPAH telah menjadi masalah utama di masyarakat modern. Tingkat produksi sampah meningkat cukup drastis, sementara tuntutan akan peningkatan kualitas kesehatan semakin bertambah.

Usaha-usaha untuk mengurangi produksi sampah terus dilakukan, namun demikian, menghilangkan sampah sama sekali merupakan sesuatu yang mustahil. Karena itu, pengelolaan sampah menjadi kunci penting dalam pembangunan berkelanjutan, apalagi dengan memanfaatkan sampah menjadi produk yang mempunyai nilai tambah dengan mengkonversinya ke dalam bentuk lain, seperti energi atau listrik.

Beberapa waktu lalu penulis berkesempatan mengikuti sebuah workshop di Taiwan dan kemudian mengunjungi salah satu pembangkit listrik berbahan bakar sampah di negara tersebut. Pembangkit listrik itu diberi nama dengan Bali Incinerator Plant.

Dari namanya, sangat mirip dengan Pulau Bali yang juga sangat terkenal di negara kita. Penulis pun sempat bertanya-tanya, jangan-jangan ada hubungannya dengan Bali-nya Indonesia. Namun ternyata tidak ada hubungannya sama sekali. Itu adalah nama sebuah tempat di bagian pantai barat Taiwan yang berjarak sekitar 50 km dari Ibu Kota Taipei.

Sekilas dari kejauhan bangunan ini tidak menampakkan sebagai tempat pengolahan sampah, tetapi lebih mirip sebagai perkantoran atau bahkan mungkin pusat perbelanjaan. Struktur pembangkit keseluruhan didesain dengan dinding luar yang terbuat dari konstruksi panel aluminium dan kaca. Ketinggian bangunan ini mencapai 60 meter dan cerobongnya menjulang setinggi 150 meter yang tampak seperti sebuah menara. Bangunan pembangkit ini didesain oleh IM Pei, seorang arsitek yang sangat terkenal di Amerika. Area tempat pengumpulan sampah diletakkan pada sisi timur pembangkit dengan ketinggian 13 meter. Truk-truk pengangkut sampah diatur untuk mendapatkan akses ke area tersebut.

Kapasitas

Pembangkit listrik ini mulai beroperasi tahun 2001, awalnya hanya sebuah insinerator sampah biasa, tetapi kemudian berubah menjadi pembangkit listrik dengan memanfaatkan panas dari pembakaran di insinerator untuk menghasilkan uap dan kemudian uap tersebut digunakan untuk menggerakan turbin.
Luas area pembangkit ini sekitar 3,5 hektare dengan luas bangunan mencapai 1,8 hektare dan mempunyai kapasitas penampungan sampah 1350 ton per hari. Jumlah tersebut adalah hasil pengumpulan sampah dari kota-kota di sekitar pembangkit.

Sistem yang digunakan adalah insinerator yang berjumlah tiga unit dengan sistem pencampuran mekanis yang bisa bekerja penuh selama 24 jam. Tiap unit didesain untuk dapat membakar 450 ton sampah per hari. Listrik dibangkitkan dengan memanfaatkan panas keluaran insinerator melalui tiga boiler yang memproduksi uap panas untuk kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin dan putaran yang dihasilkan dari turbin digunakan untuk memutar generator listrik.

Pembangkit ini dilengkapi dengan bunker yang dapat menampung 16.200 m3 sampah. Secara keseluruhan, ada 14 pintu penampungan sampah, 11 pintu untuk pembuangan sampah pada umumnya, dan 3 lainnya untuk pembuangan sampah dengan ukuran besar seperti furniture dan lain-lain. Setelah pembakaran, jumlah sampah dapat berkurang sangat drastis menjadi hanya dua puluh persen berat atau sepuluh persen volume.

Pada kondisi normal, pembangkit ini mampu membangkitkan listrik sebesar 35 MW atau lebih dari 800 ribu KWH per harinya. Dengan pengurangan untuk kebutuhan operasional pembangkit, maka pembangkit ini dapat menyalurkan listrik lebih dari 21 ribu KWH per bulan atau 260 ribu KWH per tahun. Listrik sebanyak itu bisa memberikan pelayanan kepada 160 ribu pelanggan atau sekitar 40 ribu rumah.

Tempat Wisata

Untuk menangani polusi yang dihasilkan dari proses pembakaran di insinerator, maka pembangkit ini dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang terdiri dari tiga alat utama, antara lain unit pengolahan gas buang dan unit pengolahan limbah cair. Unit pengolahan gas buang berfungi untuk mengurangi gas asam dan partikulat yang ada di gas buang. Unit ini terdiri dari pemisah debu dengan sistem siklon, scrubber semi-kering dan fabric filter baghouse. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa keluaran gas memenuhi regulasi yang ditetapkan pemerintah setempat.

Yang menarik dari pembangkit ini adalah dijadikannya pembangkit listrik ini sebagai tempat wisata edukasi bagi siswa-siswi tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Bahkan dalam dua tahun, pengunjungnya telah mencapai 19 ribu orang, sehingga masyarakat diperkenalkan metode pengolahan sampah ini sejak usia dini.

Tempat ini juga dijadikan area untuk syuting video klip, iklan dan sinetron. Harapannya suatu saat Indonesia akan mempunyai sistem pembangkit seperti ini yang berfungsi ganda, tidak hanya untuk penanganan sampah, tetapi juga untuk menghasilkan listrik, sekaligus sebagai wahana pendidikan bagi para siswa.
Pemerintah daerah sebagai ujung tombak pengelolaan sampah sudah saatnya untuk memikirkan, merencanakan dan kemudian mengimplementasikan teknologi semacam ini. (24)

M Syamsiro, Pengajar di Jurusan Teknik Mesin Universitas Janabadra Yogyakarta

Sumber: Suara Merdeka, 28 November 2011
»»  READMORE...

Pendidikan Karakter

Opini - Rabu, 29 Feb 2012 00:40 WIB
( Upaya Menemukan Jati Diri Pendidikan )

Oleh : M. Syukri Albani Nst, SH.I, MA.
Apa yang salah dengan pendidikan, semakin tinggi tingkat pendidikan anak bangsa, terasa semakin hilang karakteristik pendidikan di diri anak bangsa. Prilaku anarkis, amoral, tidak menghormati orang tua dan guru menjadi cerminan dasar tingginya kualitas pendidikan tidak bersinggungan dengan tingginya karakter anak bangsa yang secara pancasilais harus beradab dan berbudaya.
Kepintaran tanpa keberadaban akan melahirkan kehampaan nilai di tengah-tengah masyarakat. Keberadaban tanpa kecerdasan pun akan menghilangkan transaksi sosial yang kontributif di tengah-tengah masyarakat. Itulah mengapa kombinasi kepintaran, kecerdasan dan keberadaban menjadi sangat penting dimiliki setiap anak bangsa.

Sekolah seharusnya menjadi sarana pembelajaran karakter. Tujuan dari pembelajaran bukan hanya meningkatkan kualitas kepintaran dan kecerdasan, tujuan pembelajaran harus mengikat realitas kehidupan. Termasuk kepatuhan, keseganan, budaya menghormati, menghargai, profesionalisme dan menyayangi. Dan ini yang serasa hampa di tengah-tengah dunia pendidikan kita.

Profesionalisme pendidikan mengajarkan kita untuk transparan kepada siswa-mahasiswa tentang proses penilaian, system pembelajaran aktif, sehingga siswa-mahasiswa lupa bahwa menghormati dan menghargai guru juga menjadi bagian dari profesionalisme. Privasi penilaian guru juga bagian dari hak preogratif guru. Sehingga penghargaan dan keberadaban terhadap guru dan sekelilingnya menjadi salah satu yang penting dalam menunjang kualitas pendidikan di Indonesia.

Indonesia dengan berbudaya. Kalimat ini bukan sekedar berlaku pada realitas sosial belaka, slogan tersebut harus mengena pada semua bagian, termasuk ranah pendidikan di Indonesia. Pendidikan karakter adalah penguatan aspek afektif dan psikomotorik siswa. Dan perolehannya melalui rasa dan kesadaran yang utuh dan kombinatif dengan kemampuan nalar dan kecerdasan siswa, sehingga siswa yang cerdas dan pintar akan sendirinya membentuk karakter hebat dan sarat dengan kebudayaan yang baik di tengah-tengah komunitasnya.

Jujun S.Suriasumantri dalam Filsafat Ilmu-nya menegaskan bahwa kebenaran dalam pengetahuan bukan semata-mata diperoleh melalui penalaran, termasuk didalamnya rasa, indrawi dan kewahyuan. Dan kesempurnaan proses pencarian keilmuan akan didapat melalui kombinasi semuanya.

Pembelajaran Aktif

Jika kita mengamati system pembelajaran modern, maka aktivitas kelas bukan lagi sekedar hubungan satu arah, guru bukan sekedar sumber belajar, tapi sudah menjadi media belajar. Kelas menggerakkan aspek afektif dan motorik siswa untuk secara aktif menjadikan dirinya pintar dengan kreativitas dan proses nalarnya. Itulah yang disebut Learning Society (Masyarakat Pembelajar) dengan prinsip everybody is a student, everybody is a teacher. Tidak ada guru yang abadi, dan tidak ada murid yang abadi. Mengalihkan proses belajar mengajar menjadi proses pembelajaran dan masyarakat pembelajar.

Oleh karenanya kelas hanya akan menjadi salah satu media kecil bagi siswa untuk menemukan jati diri pendidikan. Sebab suasana dan realitas menjadi media yang lebih besar lagi untuk melahirkan pendidikan. Guru bukan lagi menjadi transfer of knowledge, namun menjadi fasilitator. Sehingga siswa diharapkan mapan dalam berfikir dan bertindak dan bisa melahirkan kedewasaan karakter tersendiri.

Berikut penulis menyarankan cara dan metode pengembangan pendidikan di Indonesia berdasarkan pengamatan dan analisa yang berkembang :

1. Profesionalisme metode pembelajaran aktif, ini akan didapat melalui pemahaman yang utuh terhadap penempatan pedagogi (pendidikan anak) dan andragogi (pendidikan dewasa). Hal ini akan sangat berkaitan dengan perkembangan psikologi belajar. Contoh, seorang anak Play group sudah dibebani dengan hafalan yang sangat banyak, analisa perkalian pertambahan yang sangat beragam. Padahal suasana belajarnya masih are bermain. Bermain sambil berhitung, bukan berhitung sambil bermain. Suasana pedagogi menjadi tidak sesuai penerapannya. Sehingga pada saatnya anak diharuskan berfikir dan menghafal (andragogi), maka kejenuhan sudah menjadi bagian dari kehidupannya.

Sebab itu, suasana pembelajaran menjadi terbalik. Anak yang seharusnya bermain, menjadi menghafal dan berfikir. Dan ketika diharuskan berfikir dan menganalisa, menjadi bermain.

2. Profesionalisme guru dan dosen. Hal ini akan sangat berkaitan dengan progresifitas guru dan dosen dalam membentuk karakter pembelajarannya. Apakah melalui media, sumber bacaan, taktik metodik dan manajemen strategik pembelajaran. Pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif dan efektif. Bukan hanya sekedar mendapatkan ilmu pengetahuan, namun menyentuh pada aspek motorik, prilaku dan mora dan menyentuh aspek aksiologis yang bermanfaat bagi peradaban bangsa.

Guru dan dosen yang baik bukan sekedar covation (pekerja amatir). Yang mengajar karena bekerja, mengajar karena sambilan dan hoby. Tapi mengajar dijadikan sebagai proses pembelajaran yang professional melalui tanggung jawab personal untuk menambah wawasan pengetahuan, dan tanggung jawab kolektif melalui strategi pembelajaran yang kreatif. Guru dan dosen seharusnya bukan hanya mengisi aspek kognitif siswa-mahasiswa, namun mampu memberi pembenahan sampai pada "suasana moral’ siswa sehingga siswa mampu membedakan yang baik dan buruk bukan hanya melalui nalar berfikirnya, tapi sampai prilakunya.

3. Menghilangkan sugesti buruk terhadap peserta pembelajar. Jika seorang guru sudah berfikir bahwa semua anak itu bodoh, bandel dan sulit di atur, maka itu secara langsung dan tak langsung mempengaruhi cara berfikir. Guru bijaksana akan selalu menempatkan peserta didiknya pada ruang yang baik dan positif dan melalui suasana itu pula akan terbentuk energi positif guru-dosen untuk menggerakkan siswanya pada ruang aktif dan kreatif.

Guru adalah tauladan, makanya ada yang mengatakan one action lauder than one hundred words, satu perbuatan lebih hebat dari seribu kata-kata. Inilah sebabnya mengapa ada istilah "guru kencing beridiri, murid kencing berlari" itulah mengapa keteladanan karakter guru menjadi sangat berpengaruh pada karakter siswa.

Inilah bagian yang terpenting yang bisa kita evaluasi terkait dengan pembenahan system pendidikan kita. Indonesia Negara yang berbudaya, dan ini menjadi kata kunci terpenting untuk melahirkan siswa yang pintar, cerdas dan berbudaya. Itu pulalah mengapa "kekeringan" suasana karakteristik pendidikan yang berbudaya dan beragama menjadi isu aktual di tengah-tengah profesionalisme system pendidikan di Indonesia.

Semoga kita para pendidik lebih arif dan bijaksana dalam menyikapi masalah yang sangat fundamental ini. Semoga bangsa ini lebih baik lagi kedepannya.***

Penulis adalah Dosen Filsafat Ilmu dan Fil. Hukum Islam di Fak, Syariah IAIN SU).
»»  READMORE...

Usaha Periferal dan Potensi Wirausaha Muda

Opini - Hari Kamis, 01 maret 2011 Pkl. 00:02 WIB
Usaha Periferal dan Potensi Wirausaha Muda
Oleh : Launa, SIP, MM
Sudah sejak waktu yang lama, geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berjalan sendiri-sendiri tanpa perhatian pemerintah. Padahal, kelompok ekonomi periferal hidup dari hasil usaha sendiri. Mereka adalah kelompok-kelompok yang kreatif, yang selama ini selalu mendapat pujian sebagai "juru selamat" ekonomi Indonesia di masa krisis.
Pada titik lain, upaya mengatasi pengangguran dan mengantisipasi pertumbuhan angkatan kerja di Indonesia, kini gencar dilakukan pemerintah, dengan-sekali lagi-komitmen memberdayakan UMKM. Pertanyaannya, seriuskan pemerintah menyiapkan cetak biru wirausahawan muda mandiri yang potensial itu?

Sebab, ditilik dari sisi makro, indikator ekonomi Indonesia yang kinclong berdampak pada peningkatan daya beli masyarakatnya. Kenaikan pendapatan per kapita yang saat ini mencapai US$ 3.700 (atau sekitar Rp 3 juta per bulannya) dan laju inflasi yang rendah (3,8 persen), jelas menjadi faktor pendorong peningkatan daya beli masyarakat.

Fakta lain adalah pertumbuhan ekonomi yang mantap (6,5 persen), PDB tahun 2012 yang diprediksi mencapi Rp 8.100 triliun (sementara tahun 2013, diperkirakan mencapai Rp 9.000 trilyun), cadangan devisa yang telah menembus angka US$ 100 miliar, dan kenaikan peringkat investment grade dari Fitch Rating dan Moddy"s, yang telah menempatkan Indonesia sebagai negara layak investasi.

Berikutnya adalah pertumbuhan kelas menengah Indonesia yang signifikan dalam satu dekade terakhir. Laporan Asian Development Bank (ADB) bertajuk "The Rise of Asia"s Middle Class" (2010) menunjukkan, kelas menengah Indonesia melonjak tajam, dari sekitar 93 juta jiwa (43,7 persen) di tahun 2009 menjadi 134 juta jiwa (56,5 persen) pada tahun 2010. Saat ini, ekonomi Indonesia adalah yang terbesar ke-14 di dunia.

Pertanyaannya, kenapa data makroekonomi yang luar biasa ini tak berelasi dengan tumbuhnya wirausahawan, terutama pebisnis muda untuk mengisi ruang pertumbuhan itu - Padahal, kemajuan ekonomi sebuah bangsa paling tidak harus ditopang oleh 4 persen warganya yang berprofesi sebagai wirausahawan.

Data statistik menunjukkan, dari 231,83 juta penduduk, hanya terdapat 564.240 unit usaha berskala kecil menengah dan besar (atau 0,24 persen) dari total penduduk. Asosiasi Wirausaha Indonesia (2011) menyebut, Indonesia hanya memiliki wirausahawan di bawah satu persen (sekitar 0,24 persen). Artinya, jumlah wirausahawan Indonesia kurang dari 1 juta orang, dari total populasi penduduknya yang berjumlah sekitar 240 juta jiwa.

Bandingkan dengan Singapura yang memiliki entrepreneur sebesar 7,2 persen dari total populasi penduduknya, Thailand 4,1 persen, Malaysia 2,1 persen, Korea Selatan 4,0 persen, China 10 persen, dan Amerika Serikat 11,5 persen. Artinya, jika kita ingin mencontoh Malaysia yang memiliki 2 persen wirausahawan dari populasi penduduknya, maka Indonesia harus segera mencetak 4,8 juta entrepreneur.

Gagasan untuk mencetak enterpreneur baru telah dicanangkan Presiden Yudhoyono melalui Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) sejak 2 Februari 2011 lalu. Gagasan ini, konon akan melibatkan puluhan kementerian dan lusinan BUMN. Namun, pemerintah sepertinya kurang optimis. Seperti disampaikan Menteri Koperasi dan UKM, Indonesia masih butuh waktu lama, setidaknya hingga 2030, untuk mencetak wirausaha sebanyak 4,8 juta orang (http://www. umkm-online.com).

Sejak era kemerdekaan, pebisnis handal yang tampil di Indonesia masih bersifat genetik, didominasi oleh mereka yang berasal dari keturunan pengusaha. Sisanya adalah pengusaha yang sukses secara kasuistik, seperti karyawan yang keluar dari perusahaan dan mencoba berbisnis, atau anak muda yang belajar bisnis dari sekolah bisnis, atau anak muda pemberani yang berani merintis bisnis dari nol.

Mengubah orientasi masyarakat Indonesia yang umumnya bermental ambtenar-gemar mengejar status sebagai pekerja kantoran-memang tidak mudah. Padahal, di tengah angka penganggur yang tinggi, Indonesia butuh orang-orang yang berani membuat terobosan cerdas, pantang menyerah, dan mampu mengubah tantangan menjadi peluang.

Mengail Inspirasi

Di bidang pendidikan, kita bisa belajar dari Harvard University yang banyak melahirkan pebisnis kelas dunia. Sebut saja Bill Gates, kendati tak pernah merampungkan studinya, salah satu orang terkaya di dunia ini mampu membangun kerajaan bisnis Microsoft.

Berikutnya Mark Zuckerberg, raja situs jejaring sosial Facebook. Seperti Bill Gates, Mark Zuckerberg adalah mahasiswa gagal lulus dari Harvard, namun mampu menjadi pebisnis online kelas dunia, dengan omzet miliaran dollar AS.

Tak heran bila Harvard menjadi idola mahasiswa di seluruh dunia. Manajemen pendidikan "winning strategies" yang diramu dalam kurikulum "business school" menjadi kurikulum bisnis paling efektif di Harvard. Sekolah sambil menjalani praktik bisnis ala Harvard ini banyak diadopsi dan menjadi inspirasi perguruan tinggi bisnis di seluruh dunia.

Atau kisah seorang Steve Jobs, pendiri Apple Inc, yang telah menginspirasi banyak orang di dunia. Jobs meninggalkan bangku kuliah karena ketiadaan dana. Ia memilih menjadi wirausaha guna mewujudkan ide-idenya di bisnis teknologi informasi. Hasilnya luar biasa, Jobs mampu menciptakan produk-produk spektakuler. Sebelum ajal menjemput, Jobs menciptakan iPad2, produk terakhirnya yang kini menjadi tren gadget dunia.

Keringnya wirausahawan di negeri ini telah dimanfaatkan sejumlah perguruan tinggi (PT) untuk menggelar jurusan bisnis, dengan metode pengajaran aplikatif, menyiapkan laboratorium (inkubator) bisnis untuk praktik mahasiswa, dan mengundang para profesional/praktisi bisnis sebagai pengajar. Beberapa PT ternama bahkan telah mengubah nomenklatur Fakultas Ekonomi (FE) menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Banyak PT lokal yang mengadopsi dan mengadaptasi kurikulum bisnis modern sebagai mata kuliah wajib mahasiswanya. Bahkan, ada PT Indonesia yang memiliki moto entrepreneurial university, dan tak sedikit PT yang didirikan oleh swasta (pengusaha) dengan paradigma entrepreneurship paling modern.

PPM School of Management, Prasetiya Mulya Business School (PMBS), Ciputra Entrepreneurship School (CES), President University, atau Universitas Bakrie misalnya, adalah beberapa PT yang mengembangkan sekolah bisnis (manajemen) yang berorientasi mencetak para manajer atau pebisnis muda yang tangguh dan handal.

Di sektor swasta, melalui program go to campus, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) berkomitmen untuk mencetak 1.000 wirausahawan baru. Tak hanya memberikan pelatihan, konsultasi, dan pendampingan, Hipmi juga bertekad menjadi katalisator bagi mahasiswa yang ingin terjun ke dunia bisnis.

Tak hanya Hipmi, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) juga menargetkan 4 juta pengusaha baru dalam lima tahun ke depan. Sedangkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menargetkan dapat mencetak 400 pengusaha baru di tahun 2012 ini.

Di sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN), melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), Kementerian BUMN telah mengintruksikan seluruh BUMN untuk mencetak sedikitnya 50 ribu wirausahawan baru tiap tahunnya. Bank Mandiri, misalnya, sejak 2009 lalu telah mengembangkan program "Wirausaha Muda Bank Mandiri" bagi kalangan kampus yang telah menghasilkan 3.751 wirausa muda dari 385 PT di Indonesia.

Di sektor masyarakat, Profesor Rhenald Kasali, dalam bukunya, Wirausaha Mandiri (2010), mengupas kisah inspiratif 24 anak muda Indonesia tangguh yang sukses menjadi wirausahawan. Mereka adalah anak muda yang mampu mengalahkan rasa takut, sanggup bersahabat dengan ketidakpastian, dan akrab dengan tantangan.

Mindset mereka berbeda dengan generasi sebelumnya, yang umumnya lebih memilih profesi sebagai pekerja formal. Padahal, menjadi wirausahawan saat ini adalah profesi terhormat dalam masyarakat, mendapat dukungan pemerintah, dunia usaha, dan perbankan.

Kunci analisis Profesor Kasali adalah merubah maindset dan kultur. Dalam bukunya itu, pakar manajemen UI ini mengatakan, "jangan percaya pada mitos hanya orang Padang atau orang China yang pandai berbisnis. Semua orang bisa berbisnis dan memiliki entrepreneurship DNA".

Di tengah pesta korupsi yang memuakkan, negeri ini ternyata memiliki banyak anak muda yang kreatif. Mereka adalah wirausahawan muda yang inovatif, mandiri, dan menghidupi orang lain dengan berbagai usaha. Sebab, fondasi utama sebuah bangsa adalah aktivitas bisnis warga negara yang muncul dari semua jenis usaha: mikro, kecil, menengah, maupun besar. Itulah visi besar yang bisa menjadi inspirasi untuk membuat Indonesia maju.

Pemerintah harus segera menyusun cetak biru wirausahawan muda dengan visi strategis dan program lintas sektoral yang melibatkan seluruh stakeholder (dunia pendidikan, sektor swasta, BUMN, perbankan, dan para profesional). Tujuannya, merakit sistem baru dan kultur baru yang mampu menanamkan mindset wirausaha dan DNA entrepreneurship yang kuat di setiap dada anak muda Indonesia - ***

Penulis adalah dosen FISIP Universitas Satya Negara Indonesia
»»  READMORE...

GOLONGAN DARAH DAN TYPE KEPRIBADIAN

tipe golongan darah mempengaruhi karakter pribadi seseorang. Kesimpulan itu merupakan hasil penelitian Furukawa Takeji dari Jepang. Menurut hasil studinya yang sangat ia percayai bahwa golongan darah seseorang akan mempengaruhi kepribadian mereka.

Menurut hasil studi itu golongan darah manusia ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita. Oleh karenanya, menentukan karakter pribadi kita.

Secara umum darah manusia terbagi dalam golongan A, B, O, AB, dari empat golongan tersebut ternyata mempunyai keunikan masing-masing. Atas dasar pengetahuan ini orang Jepang lebih suka meramal tentang seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodiak atau shio. Kenapa?

Penjelasan lebih jauh dinyatakan bahwa sifat orang yang menonjol berdasarkan golongan darahnya dijelaskan sebagai berikut. :

A : terorganisir, konsisten, memiliki jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas (karena perfeksionis) yang kadang bikin orang mudah sebel.
B : santai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup,
O : berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yang detil, kecenderungan politik
AB : unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian ganda,

Tiap golongan darah memiliki kepribadian yang khas, karakter khususnya digambarkan begini.

Tipe A

Orang dengan darah tipe A memiliki kekuatan yang berakar yang membantu mereka tetap tenang dalam krisis ketika semua orang panik. Namun, mereka cenderung menghindari konfrontasi, dan merasa sangat tidak nyaman di dekat orang. Tipe pemalu, mereka mencari keharmonisan dan sangat sopan, tapi semua merasa yang sama bahwa mereka tidak pernah benar-benar cocok dengan orang lain.

Karakternya sangat bertanggung jawab. Jika ada pekerjaan yang harus dilakukan, mereka lebih memilih untuk mengurus sendiri. Mereka termasuk orang-orang mendambakan kesuksesan dan perfeksionis. Mereka juga sangat kreatif dan paling artistik dari semua tipe darah, kemungkinan besar karena sensitivitas mereka.

Orang dengan golongan darah A juga cenderung dianggap klasik “tipe” A mudah stres.

Tipe B

Orang dengan darah tipe B berkarakter paling. Mereka adalah spesialis dalam apa saja yang mereka lakukan. Ketika mereka memulai sebuah proyek, mereka menghabiskan waktu lebih, memahami dan mencoba mengikuti petunjuk dari orang lain sepanjang mungkin. Ketika mereka melakukan sesuatu, semua perhatian difokuskan padanya. Mereka cenderung menempel pada tujuan dan mengikutinya hingga akhir, meskipun tampaknya tidak mungkin.

Mereka cenderung kurang koperatif, karena mereka suka mengikuti aturan mereka sendiri dan ide-ide mereka sendiri. Mereka adalah individualis. Tipe B orang memperhatikan pikiran mereka sedikit lebih dari perasaan mereka, dan karena itu kadang-kadang dapat terlihat dingin dan serius.

Orang dengan darah tipe B sering dianggap lebih santai, dan tidak konvensional daripada jenis lainnya, walaupun tidak harus sampai ke tingkat yang tidak dapat diterima.

Tipe O

Orang dengan golongan darah O orang yang terbuka, energik dan sosial. Mereka yang paling fleksibel dibandingkan dengan semua golongan darah. Mereka mudah memulai proyek tetapi sering mengalami kesulitan berikutnya karena mereka mudah menyerah. Mereka bertingkah dan tidak terlalu dapat diandalkan. Jenis O selalu mengatakan apa yang ada di pikiran mereka. Mereka menghargai pendapat orang lain dan suka menjadi pusat perhatian. Juga, orang dengan darah O sangat percaya diri.

O Tipe, paling “rata-rata” jenis darah, dianggap sebagai jenis yang terbaik di Jepang.

* Tipe AB *

Orang dengan golongan darah AB sulit untuk dikategorikan. Mereka dapat memiliki karakteristik di kedua ujung spektrum pada waktu yang sama. Misalnya, mereka bisa pemalu dan bisa tiba-tiba sebaliknya. Mereka dengan mudah beralih dari satu berlawanan dengan yang lain. AB orang yang dapat dipercaya dan bertanggung jawab, tetapi tidak dapat menangani terlalu banyak ketika diminta dari mereka. Mereka tidak keberatan membantu, asalkan pada kondisi mereka sendiri bersedia. Orang dengan tipe darah ini tertarik dalam seni dan metafisika.

AB dianggap sebagai tipe darah terburuk di Jepang. Mereka dapat prediktabilitas-mencintai, mereka meriam longgar. Mereka ingin mengekspresikan kondisi mereka sendiri dan memiliki sifat untuk lari dari persoalan. Mereka hengkang dari pekerjaan ketika terdapat hal-hal tidak memenuhi harapan mereka. Mereka dikenal sensitif dan ingin mendapat perhatian untuk mengimbangi kekurangan dari jenis darahnya. Untuk sementara, beberapa perusahaan mencoba membagi karyawan mereka ke dalam kelompok kerja berdasarkan golongan darah, dan tak seorang pun ingin bekerja dengan kelompok AB.

*Karakter khas berdasarkan urutan.

*

Yang paling gampang ngaret soal waktu

B (karena nyantai terus)
O (karena flamboyan)
AB (karena gampang ganti program)
A (karena gagal dalam disiplin)

Yang paling susah mentolerir kesalahan orang :

A (karena perfeksionis dan narsismenya terlalu besar)
B (karena easy going tapi juga easy judging)
AB (karena asal beda)
O (easy judging tapi juga easy pardoning)

Yang paling bisa dipercaya :

A (karena konsisten dan taat hukum)
O (demi menjaga balance)
B (demi menjaga kenikmatan hidup)
AB (mudah ganti frame of reference)

Yang paling disukai untuk jadi teman :

O (orangnya sportif)
A (selalu on time dan persis)
AB (kreatif)
B (tergantung mood)

Kebalikannya, teman yang paling tidak disukai:

B (egois, easy come easy go, maunya sendiri)
AB (double standard)
A (terlalu taat dan scrupulous)
O (sulit mengalah)

*Kemampuan Otak *

Yang paling mudah tersesat

B
A
O
AB

Yang paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga:

O (jago olah raga)
A (persis dan matematis)
B (tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo, renang dan gulat jepang bergolongan B)
AB (alergi pada setiap jenis olah raga)

Yang paling banyak jadi direktur dan pemimpin

O (karena berjiwa leadership dan problem-solver)
A (karena berpribadi “tekun” dan teliti)
B (karena sensitif dan mudah ambil keputusan)
AB (karena kreatif dan suka ambil resiko)

Yang jadi PM jepang rata-rata bergolongan darah

O (berjiwa pemimpin)

Mahasiswa Tokyo Universitas pada umumnya bergolongan darah : B

Yang paling gampang nabung :

1. A (suka menghitung bunga bank)

2. O (suka melihat prospek)

3. AB (menabung karena punya proyek)

4. B (baru menabung kalau punya uang banyak)

Yang paling kuat ingatannya

1. O

2. AB

3. A

4. B

Yang paling cocok jadi MC :

1. A (kaya planner berjalan)

*Kesehatan*

Yang paling panjang umur :

1. O (gak gampang stress, antibodynya paling joss!)

2. A (hidup teratur)

3. B (mudah cari kompensasi stress)

4. AB (amburadul)

Yang paling gampang gendut

1. O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi)

2. B (makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak)

3. A (hanya makan apa yang ada di piring, terpengaruh program diet)

4. AB (Makan tergantung mood, mudah kena anoressia)

Paling gampang digigit nyamuk :

1. O (darahnya manis)

Yang paling gampang flu/demam/batuk/ pilek

1. A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular)

2. AB (lemah thd hyangiene)

3. O (makan apa saja enak atau nggak enak)

4. B (makan, tidur nggak teratur)

Apa yang dibuat pada acara makan-makan di sebuah pesta :

1. O (banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging)

2. A (ngambil yang berimbang. 4 sehat 5 sempurna)

3. B (suka ambil makanan yang banyak kandungan airnya spt soup, soto, bakso dsb)

4. AB (hobby mencicipi semua masakan, “aji mumpung”)

Yang paling cepat botak :

1. O

2. B

3. A

4. AB

Yang tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunkan :

1. B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)

2. AB (jika lagi mood, sleeping is everything)

3. A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)

4. O (baru tidur kalau benar2 capek dan membutuhkan)

Yang paling cepat tertidur

1. B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur)

2. O (Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah kena ngantuk)

3. AB (tergantung kehendak)

4. A (tergantung aturan dan orario)

Penyakit yang mudah menyerang :

1. A (stress, majenun/linglung)

2. B (lemah terhadap virus influenza, paru-paru)

3. O (gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut)

4. AB (kanker dan serangan jantung, mudah kaget)

Apa yang perlu dianjurkan agar tetap sehat :

1. A (karena terlalu perfeksionis maka santailah sekali-kali, gak usah terlalu tegang dan serius)

2. B (karena terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit, berkonsentrasi, main catur)

3. O (karena daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan)

4. AB (karena gampang capek, maka perlu cari kegiatan yang menyenangkan dan bikin lega).

Yang paling sering kecelakaan lalu lintas (berdasarkan data kepolisian)

1. A

2. B

3. O

4. AB

Hingga saat ini hal-hal yang berkaitan dengan tipe golongan darah dan tipe kepribadian belum menjadi perhatian sungguh-sungguh di Indonesia. Baik perusahaan maupun lembaga-lembaga pendidikan belum membangun perhatian terhadap pengelompokan tersebut untuk dijadikan basis

optimalisasi belajar maupun bekerja. Agaknya menarik jika para guru akan mencoba menelaah lebih jauh tentang hubungan tipe golongan darah dengan karakter belajar siswa di sekolah masing-masing.
»»  READMORE...

CAIRKAN GALAU DENGAN IDE KREATIVITAS

"Tuhan Menciptakan Manusia dengan Potensi Yang Sama Untuk Sukses"
ungkapan ini kiranya menjadi motivasi bagi setiap pribadi untuk senantiasa yakin bahwa kesuksesan itu adalah hak setiap orang termasuk dirinya.
ketidak pastian profesi dan suramnya pandangan menatap masa depan kadang menjadi alasan paling dominan untuk menyimpan sejuta kegalauan dalam sulitnya menentukan langkah untuk kepastian hidup....
mencari jaminan dan perlindungan financial dengan mempertaruhkan kebebasan kedalam keterbatasan ruang dan waktu pun kadang menjadi pilihan paling populer dikalangan masyarakat yang secara umum dituntut memiliki jaminan finance agar bisa selamat dari cengkraman masa depan yang suram hingga mati kelaparan yang selalu mengintai setiap saat dinegeri yang belum mampu melepaskan diri dari perihnya jeratan krisis multi berkepanjangan ini...
disatu sisi perolehan jaminan akan menjadi faktor penyejuk dan dalam keamanan secukupnya, namun disisi lain terlupakanlah sejuta potensi pengembangan kreativitas dan pemberdayaan berbagai sektor yang masih sangat lapang. kondisi inilah yang memicu pelonjakan angka pengangguran yang senantiasa bersabar menunggu wadah untuk memberikan jaminan dalam kurungan yang aman, dan tidak lagi terlintas dalam pikirannya bahwa bakat yang terpendam dalam dirinya menyiratkan potensi yang sangat besar untuk menjamin pribadi dalam kemandirian...
Dari zaman ke masa yang ada berbagai pihak yang ada pun hanya memanfaatkan kondisi ini sebagai modal untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya, betapa tidak sekian banyak program yang terlahir yang mengatasnamakan pemberdayaan toh hanya diperuntukkan bagi sebagian besar pemangku kepentingan dinegeri ini...
dalam wilayah yang tak terpisahkan dunia pendidikan sebagai pilar utama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, hanya mampu mencetak manusia2 penunggu dan pemburu kerja, tanpa mampu mencari solusi dengan melahirkan ide bermanfaat untuk memicu kreatifitas menuju kesejahteraan hidup...
Warkop Sija 31 januari 2012
posted by Anchar Winner
»»  READMORE...

RINTIHAN TERIRING TANGIS TAK BERSUARA DARI NURANI RAKYAT YANG TAK TERJAMAH

65 Thn silam bukan waktu yang singkat pasca NKRI memproklamirkan kemerdekaannya, impian disertai perjuangan keras para pendahulu negeri ini berhasil menghantarkan Indonesia pada titik kemenangan terlegitimasi pada hari yang sangat bersejarah 17 agustus 1945. Niat yang tulus untuk membuka lembar baru kebebasan menikmati hamparan kekayaan bumi pertiwi itu sekarang bukan sejarah lagi……

Namun bagi sebagian besar warga pribumi sampai 65 thn pasca proklamasi impian kemerdekaan itu masih sebatas angan, sejarah bahkan tidak salah jika ungkapan itu hanya bernilai dongeng….

Dari zaman menuju Era selanjutnya melalui estapet para penjajah baik asing maupun local kaum pribumi ibu pertiwi hanya menjadi budak di negeri sendiri. Kaum pribumi dibebaskan menguliti nangka dan dibiarkan berlumur getah dan tidak pernah mendapatkan kebebasan untuk mencicipi manisnya buah nangka milik mereka, hasil jerih payah mereka, yang tumbuh dari ladang subur warisan nenek moyang mereka………..

Dengan janji kedamaian mulut mereka dibungkam hingga kritik demi kritik pun perlahan terhapus dari komat kamit bibir mereka, namun perlahan tapi pasti keyakinan yang tumbuh dalam benak mereka suatu waktu akan berubah menjadi gelombang Besar yg akan meluluh lantahkan peradaban kapitalisme kebanggaan para penguasa……

Betapa tidak, kekayaan negeri ini bukanlah sekedar semboyan ataupun symbol, hamparan sumber daya alam yang amat menjanjikan itu bukan sekedar hiasan, namun sampai hari ini, sebagian besar penduduk didaerah bebatuan yang harus rela mengurut dada dan senantiasa membiasakan diri melintasi jalanan penuh lumpur dan berliku, hasil produksi yang semestinya segera tersalurkan harus direlakan membusuk diladang hanya karena persoalan transportasi yang tak terhubung. Sudah sekian lama rakyat dibebankan menanggung subsidi listrik tapi sampai sekarang sebagian besar warga pribumi belum terjamah aliran listrik, lantas kemana uang rakyat yang selama ini dibebankan melalui pajak bumi & bangunan, pajak ternak, pajak retribusi dan pungutan pungutan lainnya???????? Lalu apa fungsi mereka yang dibiayai hidupnya dan difasilitasi oleh rakyat untuk duduk manis di gedung mewah dengan harapan dapat mengurus dan mewujudkan kebutuhan rakyat????

Apa pula kata mereka yang telah menebar janji manis dan dipilih oleh rakyat untuk mewakilkan rintihan dan aspirasi rakyat digedung mewah dan adem sana??????



Posted by



Anchar Winner
»»  READMORE...

Negara Terkaya Di Dunia Yang Luput Dari Perhatian Dunia oleh Agung Mauliady pada 24 Agustus 2010 jam 12:04

Baca dulu, sumpah nangis, berlinang air mata !!!


Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. tidak salah sebenarnya, contohnya amerika. negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur tengah.Rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. tapi sayangnya mereka tidak sadar "berdiri di atas berlian" langsung saja kita lihat profil negaranya.

Wooww... Apa yang terjadi? apakah penulis (saya) salah? tapi dengan tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia. tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya.



1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.



pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. saya (penulis= suranegara) mencoba meng-Uangkan jumlah tersebut dengan harga per gram emas sekarang, saya anggap Rp. 300.000. dikali 724,7 JUTA ton emas/ 724.700.000.000.000 Gram dikali Rp 300.000. = Rp.217.410.000.000.000.000.000 Rupiah!!!!! ada yang bisa bantu saya cara baca nilai tersebut? itu hanya emas belum lagi tembaga serta bahan mineral lain-nya.lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana. bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik daripada seekor lintah!



2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.



Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina.



3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.



Letaknya di pulau sumatra, kalimantan dan sulawesi.sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buatmereka. tebang saja semua pohon di hutan itu makan bumi pasti kiamat.karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untukmenjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan amazon tak cukup kuatuntuk menyeimbangkan iklim bumi. dan sekarang mereka sedikit demi sedikitelah mengkancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uanguntuk perkebunan dan lapangan Golf. sungguh sangat ironis sekali.



4. Negara ini punya Lautan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.



Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.



5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia.





Bengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.



6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.





Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.



7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini.



Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya INDONESIA! tapi apa yang terjadi?





dialah INDONESIA!

untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan TERIMA KASIH.

Sebuah cerita mungkin akan bisa menggambarkan indonesia saat ini silahkan disimak.



Judulnya Ketika Tuhan Menciptakan IndonesiaSuatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?" "Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi," kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang".Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, "Lalu daerah apakah itu Tuhan?" "O, itu," kata Tuhan, "itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni."Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, "Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? "Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, "Wait, until you see the idiots I put in the government." (tunggu sampai Saya menaruh 'idiot2′ di pemerintahannya)



Dan untuk rasa terima kasih untuk Kemerdekaan Indonesia yang ke 65 tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air mata mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.



"Indonesia tanah air betadisana tempat lahir beta,dibuai dibesarkan bunda,Tempat berlindung di hari Tua...HIngga nanti menutup mata"





HIDUPLAH INDONESIA RAYA!!
»»  READMORE...

KEPERCAYAAN

Selama ini, di dalam suatu hubungan, umumnya orang lebih sering menyalahkan orang lain apabila terjadi suatu kesalahan,
tanpa pernah mau melihat dirinya sendiri.

Kita harus mau mempelajari diri kita sendiri, "apakah pikiran kita telah terbelenggu ?"
atau "apakah kita belum berpikir 'secara melingkar' ?"
Mungkin saat itu kita terlalu mengedepankan salah satu dorongan suara hati, misalnya anda ingin menciptakan sesuatu, tetapi mungkin anda lupa dengan dengan konsep "pemikiran Esa", yaitu di samping mencipta kita pun harus berhitung dan bijaksana.
Tidak hanya satu sisi saja.

Karena itu, Allah menganjurkan agar kita selalu ber-ISTIGHFAR, yaitu suatu proses pengakuan bahwa kita belum sempurna dalam menyelaraskan 99 Asmaul Husna milik Allah.
Hal ini didukung pula oleh penulis buku laris "The Seven Habits of Highly Effective People" Stepen R. Covey sebagai berikut : "Jauh lebih baik bagi jiwa manusia untuk membiarkan orang lain menilai dirinya sendiri, daripada kita menilai orang lain. dan dalam banyak kepercayaan yang tinggi, hal ini jauh lebih akurat. Dalam banyak kasus, orang tahu dalam hati bagaimana sesungguhnya yang jauh lebih baik dibandingkan apa yang terjadi dan terlihat. Ketatajam penilaian sendiri-sendiri sering lebih akurat dibandingkan observasi dan pengukuran."

Namun pada kenyataannya, lebih banyak orang yang suka melemparkan suatu kesalahan kepada orang lain, meskipun ia tahu dan bisa merasakan bahwa sebenarnya dirinyalah yang bersalah.
Akibatnya hal ini akan menghambat kualitas hubungan antar manusia & lama-kelamaan kepercayaan yang dimiliki satu sama lain akan habis terkuras.

Ironisnya hal ini sering tidak kita sadari ...
dari buku ESQ Emotional Spiritual Quotient
»»  READMORE...

JIWA KRITIS YANG TERBUNGKAM DALAM KURUNGAN SISTEM KAPITALIS

PERAN SOSIAL MAHASISWA
Oleh: ANCHAR DIGMA
Sebelum jauh mengurai tentang peran dan fungsi social dari elemen penting bangsa dan Negara yang notabene adalah harapan sebagai generasi penerus bangsa ini,sebelumnya saya akan mencoba mengajak kita untuk menelusuri lebih jauh siapa dan darimana serta mengapa mahasiswa itu sendiri.secara subjektif mahsiswa tidak lain adalah kaum pelajar ditingkat sekolah tinggi ataupun universitas yang tidak jauh berbeda dengan masyaarakat kebanyakan,mereka terlahir dalam wujud yang sama dengan manusia kebanyakan, bentuk fisik struktur tubuh dan lain sebagainya…..

Lantas apa yang membedakan antara mahasiswa dengan elemen lain dalam tatanan peradaban? yah memang terbilang susah untuk mengurai secara detail perbedaan dan persamaan yang ada, namun saya tertarik untuk mengkaji hsl ini mengingat dalam decade terakhir kebanyakan masyarakat mulai dilematis dalam menilai dan memahami elemen bangsa yang satu ini. Bahkan beberapa tahun terakhir paradigm dan sikap masyarakat sudah sangat memprihatinkan, dimana sebagian masyarakat sudah mulai menunjukkan sikap seolah tidak mau menerima mahasiswa dan sebagian lainnya menganggap mahasiswa sebagai musuh yang mesti diwaspadai. Sungguh ironis jika hal ini terus dibiarkan,mengingat pentingnya generasi untuk meneruskan perjuangan para pendahulu untuk mengemban tugas Negara di bangsa ini. Apa yang saya uraikan diatas mengenai paradigm dan sikap masyarakat bukan tidak bedasar, hal ini terbukti mulai dari kendala mahasiswa pada saat menjalankan salah satu prosedur untu kmenyelsaikan study, dimana sebagian masyarakat sangat sulit menerima mahasiswa dilokasi tempat peleksanaan kuliah kerja nyata yang lazim dikenal dengan KKN,sungguh ironis…..

masyarakat yang seharusnya mendukung dan turut menfasilitasi terwujudnya SDM yang handal di negeri ini justru menjadi rintangan yang cukup serius. Tidak hanya itu disisi lain ketika kita sedikit memalingkan pandangan melirik temen teman mahasiswa didunia pergerakan dimana kaum intelektual ini mencoba mengaplikasikan fungsi social sebagai the agen of change lagi lagi mereka harus berhadapan dengan orang yang mereka perjuangkan aspirasinya.

Berbagai elemen tak bertanggung jawab yang mencoba menjual/ mengatas namakan masyarakat, terus menghalangi pergerakan mahasiswa yang berupaya mengungkap kebenaran. tidak hanya itu , melalui institusi/kampus yang merupakan pencetak kaum intelektual pun, pergerakan & kreativitas kaula muda yang kritis itu pun terus diintervensi. Mulai dari dipersulit dalam system administrasi kelembagaan, intervensi system penilaian, larangan turun kejalan, hingga upaya penghapusan independensi lembaga kemahasiswaan………

Lantas siapa lagi yang diharapkan untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu?
Namun dengan penuh harapa/keyakinan, dengan cara apa pun para bedebah itu menimbun berbagai fakta, kebenaran pasti akan terungkap, karena TUHAN selalu berada dipihak yang benar………
»»  READMORE...

AKAN TERASA LEBIH ENAK MENGUNYAH SENDIRI

AKAN TERASA LEBIH ENAK MENGUNYAH SENDIRI

07 April 2010 jam 18:03
Seorang murid mengeluh kepada Gurunya, "Bapak menuturkan banyak cerita, tetapi tidak pernah menerangkan maknanya kepada kami." Jawab sang Guru: "Bagaimana pendapatmu, Nak, andaikata seseorang menawarkan buah kepadamu, namun mengunyahkannya dahulu bagimu?" (A. de Mello SJ, Burung Berkicau)

Apa makna percakapan murid dan guru tersebut?
saya pikir jauh lebih baik Anda menjawabnya sendiri.
Sebab saya yakin Anda tidak ingin memakan buah yang sudah saya kunyahkan dulu bagi Anda.

izinkanlah saya untuk mengunyah buah saya sendiri, dan menuturkan kepada Anda rasa buah itu, lalu Anda juga menuturkan rasa buah yang Anda kunyah sendiri.

Saya sering membayangkan hidup di sebuah dunia di mana setiap penghuninya dapat dengan bebas dan terbuka saling berbagi cerita dan pengalaman, membuka dirinya bagi kehadiran dan keberadaan pihak lain. Menerima keberadaan orang lain apa adanya, dan saling menjunjung kedaulatan serta kemerdekaan pihak lain. Namun hal itu belum dapat saya temukan dalam dunia pendidikan…….
Sayang sekali, kita tak dapat menutup mata terhadap kenyataan bahwa banyak orang yang (baik disadari maupun tidak) lebih senang memakan buah yang lebih dulu dikunyahkan orang lain yang dianggap lebih tahu, lebih bijaksana, lebih pengalaman, lebih pintar... .
Sebagaimana dalam dunia pendidikan murid-murid merasa lebih "aman" bila tahu apa pendapat gurunya tentang sesuatu hal, dan akhirnya menjadikan pendapat gurunya tersebut sebagai pendapatnya juga. Lalu ketika saatnya ujian, jawaban yang diberikan murid adalah jawaban yang sama persis dengan pendapat sang guru, meskipun soal di kertas ujian sangat jelas terbaca: "Uraikan pendapatmu tentang..." Celakanya lagi, sang guru tampak senang dan memberi nilai yang baik, atas jawaban si murid, sebab dianggap muridnya sudah dapat memberikan jawaban dan pendapat yang baik dan tepat, sama seperti pendapatnya.
Jika hal ini cenderung (atau bahkan mungkin sudah) menjadi kenyataan dalam proses pendidikan kita, maka tampaknya kita pantas mengurut dada bila pendidikan tidak lagi dipandang sebagai upaya memanusiakan manusia, melainkan mem-beo-kan manusia……
naudzu billahi minzalik……
»»  READMORE...

aktualisasi karakter kepemimpinan

1. Seraya menjalankan peranannya sebagai negarawan yang dipercaya oleh Rakyat melalui pemilu era reformasi yang semua pihak mengakui sebagai pemilu yang paling demokratis selama Indonesia merdeka, maka para negarawan harus dapat mengimplementasikan "Karakter kepemimpinan KONSTITUSIONAL". Yakni suatu karakter kepemimpinan yang berdisiplin, demokratis, memiliki sifat hangat dalam bergaul tanpa meninggalkan etika berkomunikasi antarpersona. Suatu karakter kepemimpinan yang memiliki daya dorong bangkitnya INSPIRASI membentuk kerangka kerja pemerintahan yang memahami bahwa undang-undang harus jelas dan cukup spesifik untuk membantu terciptanya bentuk masyarakat yang ideal.

2. Dengan penuh keterbukaan pemimpin berprestasi menyalin komunikasi dua arah antar sesama pemimpin maupun dengan pengikutnya. Saat inilah pendidikan politik dapat diberikan kepada para pengikut. Seni dasar demokrasi dipersemaikan sejak dini oleh para pemimpin kepada para pengikutnya.

3. Pemimpin berkarakter tegas dalam menjalankan kewajiban kepemimpinannya., melakukan persuasi dalam membangun konsensus dengan seni mempengaruhi ( persuasif ). Mereka harus mampu memimpin orang untuk bekerja dengan cara yang tepat dan melakukan hal yang tepat.

4. Efek riak kepemimpinan merembet dan menular ke strata kepemimpinan yang dibawahnya, maka tidak heran bila para elite telah berhenti bertikai kata dan bersilaturahmi, ternyata dibawah dan daerah yang jauh dari rentang kendali organisasi pertikaian baru dimulai. Ini harus dicegah melalui pendidikan politik dengan keteladanan pemimpin yang bijak, mengendalikan lidah dan mulutnya.

5. Pemimpin berkarakter memiliki gaya emosi yang istimewa, senang bergaul, secara emosi lebih ekspresif dan dramatis, lebih hangat dan lebih sosial, bebas dari prasangka buruk terhadap lawan politik, lebih kooperatif, lebih menyenangkan, lebih apresiatif dan dapat dipercaya, bahkan lebih lembutdaripada pemimpin biasa.

6. Pemimpin yang berkarakter menonjol positif memiliki kemampuan visioner yang komprehensif terhadap pola-pola yang mencolok ditengah-tengah informasi yang Chaos (kacau dan membingungkan ), chaos yang tercipta secara otomatis akibat perbuatan buruk pemimpin dapat menimbulkan chaos baru yang lebih vandal dan vulgar.

7. Pemimpin berkarakter mampu memadukan realitas emosi dengan apa yang mereka lihat, sehingga dapat menghasilkan pengaruh yang mendalam bagi pengikutnya dan menjadikan visi yang mampu membangkitkan inspirasi (Bill Newman ; The Ten Laws of Leadership).

8. Pemimpin berkarakter terbaik memiliki ; " Kecakapan yang dapat membangkitkan daya cipta orang lain, dan mengilhami mereka untuk bergerak kearah yang dikehendaki ", seperti dikatakan oleh Robert E. Kaplan dari Center for Creative Leadership.

9. Pemimpin berkarakter terbaik mampu mengalirkan Energi. Seperti Ronald Reagan yang dikenal sebagai, " Komunikator Ulung " selama masa kepresidenannya, ia adalah aktor professional. Daya emosi dalam karismanya menonjolkan kemampuan mempengaruhi pendengarnya dalam debat terbuka melawan Walter Mondale.

10. Sisi negatif pemimpin berkarakter kharismatik adalah mudahnya tersebar emosi kepada kelompok pengikut fanatiknya. Disini berlaku pepatah " Ikan membusuk dari kepalanya dulu ". Perangai kasar, angkuh dan sembarangan akan mampu menjatuhkan moral kelompoknya. Birgitta Wistrand menyebutnya sebagai ; " Ketidak mampuan menahan emosi ", ( emotional incontinence ), untuk menularnya emosi merusak yang datangnya dari atas kebawah.
»»  READMORE...

ciri_2 pemimpin berkarakter

Ciri-ciri Pemimpin Berkarakter.


Aktualisasi karakter kepemimpinan yang diharapkan bangsa dan negara adalah yang mampu mengantarkan anak bangsa dari ketergantungan (dependency) menuju kemerdekaan ( independency ), selanjutnya menuju kontinum maturasi diri yang komplit ke saling tergantungan

(interdependency), memerlukan pembiasaan melalui contoh keteladanan perilaku para elite politik yang bergerak di eksekutif, yudikatif dan legislatif dalam taman sari demokrasi yang kondusif. Habitat yang dapat dijadikan persemaian karakter pemimpin itu antara lain harus dapat menumbuh suburkan dan mengembangkan perilaku dan sifat-sifat seperti :

1. Kesadaran diri sendiri (self awareness) jujur terhadap diri sendiri dan terhadap oranglain, jujur terhadap kekuatan diri, kelemahan dan usaha yang tulus untuk memperbaikinya.

2. Dasarnya seseorang pemimpin cenderung memperlakukan orang lain dalam organisasi atas dasar persamaan derajad, tanpa harus menjilat keatas menyikut kesamping dan menindas ke bawah. Diingatkan oleh Deepak Sethi agar pemimpin berempati terhadap bawahannya secara tulus.

3. Memiliki rasa ingin tahu dan dapat didekati sehingga orang lain merasa aman dalam menyampaikan umpan balik dan gagasan-gagasan baru secara jujur, lugas dan penuh rasa hormat kepada pemimpinnya.

4. Bersikap transparan dan mampu menghormati pesaing ( lawan politik ) atau musuh, dan belajar dari mereka dalam situasi kepemimpinan ataupun kondisi bisnis pada umumnya.

5. Memiliki kecerdasan, cermat dan tangguh sehingga mampu bekerja secara professional keilmuan dalam jabatannya. Hasil pekerjaanya berguna bagi dirinya, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

6. Memiliki rasa kehormatan diri ( a sense of personal honour and personal dignity ) dan berdisiplin pribadi, sehingga mampu dan mempunyai rasa tanggungjawab pribadi atas perilaku pribadinya. Tidak seperti saat ini para pemimpin saling lempar ucapan pedas terhadap rekan sejawatnya yang berbeda aliran politiknya.

7. Memiliki kemampuan berkomunikasi, semangat " team work ", kreatif, percaya diri, inovatif dan mobilitas.
»»  READMORE...

Masalah datang tanpa memilih

Masalah datang tanpa memilih,
kepada yang memintanya tanpa pengetahuan,
atau kepada yang memohon agar dihindarkan dari masalah,

karena masalah adalah rahmat yang tidak kita sukai,
agar kita meninggalkan yang kita sukai tetapi yang tidak baik bagi kita.

Sayangnya, hanya sedikit dari kita yang mengetahui bahwa masalah
adalah batu pijakan yang menjadikan kita pantas bagi kesejahteraan,
kebahagiaan, dan kecemerlangan di tempat-tempat yang naik.

Dan, ada juga jiwa yang dikasihi Tuhan -
yang sedang hidup dalam pendapatnya sendiri mengenai yang baik,
tetapi letih dan marah kepada kehidupan
karena kelemahan dan kekalutan hidupnya.

Dia mencadangkan payung bocor menjelang badai.

... seandainya saja dia sedikit ikhlas untuk mendengar.

………..

Kemudian,

Perhatikanlah bagaimana dia melakukan sesuatu yang diketahuinya merusak kesehatannya,

dan membiarkan anak kesayangannya melihat perilaku buruknya,

padahal dia juga tahu bahwa anak adalah peniru yang setia,

yang akan menirunya, dan menambahkan perilaku lebih bermasalah lagi,

yang akan menjadikannya orang tua yang menua lebih cepat karena masalah-masalah dengan anaknya di masa depan.

Berapa banyakkah orang tua yang sedang menyiapkan anak-anaknya sebagai payung bocor bagi badai masa depan anak-anak mereka?

………..

Perhatikanlah juga bagaimana dia menjadikan perilaku yang hambar-sayang kepada ibu dari anak-anaknya,

yang akan belajar untuk memperlakukan istri mereka nanti dengan kehambaran kasih sayang yang dipelajarinya dari sang ayah.

………..

Lalu perhatikanlah bagaimana sang ibu tidak memelihara daya tariknya sebagai wanita yang seharusnya memukau ayah dari anak-anaknya,

yang menyiapkan anak perempuannya untuk mempercantik diri hanya dalam pergaulan dengan orang lain, tetapi tidak untuk suaminya,

dan melatih suaminya untuk tidak mengharapkan disambut oleh wanita yang menggetarkan hati saat sang suami kembali dari kerja keras mencari nafkah,

dan dengannya mempermudah upaya wanita lain dalam memikat perhatian suaminya.

………..

Kemudian, perhatikanlah juga bagaimana pasangan itu - yang mengundang Tuhan untuk menyaksikan penyatuan yang mereka putuskan sendiri,

untuk juga menyaksikan bagaimana mereka kemudian hanya berbicara kepada satu sama lain hanya bila mereka bertengkar,

yang mendidik anak-anak mereka untuk tidak menghormati pernikahan,

dan menjadikan Tuhan sebagai saksi bagi pernikahan yang sia-sia.
………..

Perhatikanlah bagaimana orang dewasa mencontohkan pencurian dan penipuan hak orang lain untuk menumpuk kekayaan,

yang menjadikan orang muda tidak melihat perlunya sekolah dan pendidikan,

karena mencuri bisa menjadi jalan pintas untuk sukses.
………..

Perhatikanlah bagaimana sebagian pemimpin mencontohkan kelemahan hati dalam menegakkan keadilan dan ketidak-tegasan dalam bertindak,

tetapi bersegera untuk mendahulukan keuntungan pribadi dan golongannya,

yang menyiapkan anggota masyarakat untuk menjadi pemrotes yang anarkis, atau menjadi pemimpin yang mumpung.

………..

Perhatikanlah yang dilakukan oleh pendidik-pendidik senior yang mengiklankan pendidikan bebas biaya yang ternyata tidak bebas biaya, tetapi tetap menyebutnya bebas biaya,

yang menjadi contoh dan penyemangat bagi para siswa sekolah bahwa mereka bisa mencapai pangkat dan kedudukan-kedudukan yang baik dengan keterampilan berpikir seperti itu.

………..

Apakah sebetulnya ada pengertian yang baik di antara kita,
bahwa kita bertanggung-jawab atas kelestarian alam?

Ya, tetapi tidak dalam pertimbangan perkembangan ekonomi.

Perhatikanlah bagaimana kita mencemari sungai, tanah, udara, dan laut; dan bagaimana kita membabat hutan, menyempitkan sungai, mengikis pantai, meledakkan dan meracun ikan, dan menistai satwa pelengkap kehidupan ini,

... semua atas nama bisnis dan pengutamaan kekayaan pribadi,

seolah kita bisa pindah ke planet lain jika bumi ini telah rusak dan beracun.

...........

Dan yang ini menyedihkan,

Kita telah hidup dalam pencitraan negeri yang menjadikan tetangga yang kecil berani mengganggu yang lebih besar,

yang menjadikan yang paling kecil di antara saudara kita lebih marah daripada yang besar-besar di antara kita,

tetapi yang mengharuskan kita mengurut dada untuk menerima, bahwa

yang seharusnya berperan di antara kita belum berperan dalam membesarkan penghormatan dan keseganan pada kerajaan-kerajaan kecil,

terhadap kemampuan besar kita dalam menghukum mereka yang tidak menghormati negeri yang sejatinya besar ini.

………..

Sebagai pribadi atau sebagai keluarga yang disebut bangsa,
kita sedang hidup dalam penyiapan payung-payung bocor yang tidak akan berperan untuk mengatasi kesulitan dan menyelesaikan masalah kehidupan kita.

Sehingga …,
sepertinya … jika kita tidak bersedih,
itu berarti kita tidak sedang memperhatikan.

Dan bagi dia yang dadanya pedih

dengan ketidak-tegasan dirinya dan orang lain untuk berpihak kepada yang benar dan berlaku tegas dalam kebenaran,

pedihnya dada itu adalah tanda adanya perintah untuk memimpinkan perubahan,
yang dimulai dari perubahan pada diri sendiri,
agar dia berwenang untuk menganjurkan perubahan kepada orang lain,
dan agar kemudian dia berwenang untuk mengharuskan perubahan bagi kebaikan manusia dan alam.

Karena, itulah kepemimpinan.

Maka marilah kita membaikkan keadaan yang sedang terjadi di sekitar kehidupan kita,
dan menyadari bahwa keadaan yang sedang berlangsung – adalah komponen pembentuk sejarah.

Kira-kira, sejarah seperti apakah yang sedang kita bentuk bagi kehidupan kita di masa depan, jika kita ijinkan semua penyiapan payung bocor ini tetap berlanjut?

Maka bersegeralah merapikan diri, menyiapkan diri kita masing-masing sebagai penyiap payung yang berperan bagi kehidupan pribadi terdekat kita,
lalu belajar untuk menjadi lebih berperan bagi pembaikan kehidupan saudara-saudara kita yang terdekat dan yang jauh,
agar kita menjadi sebuah keluarga yang saling mengasihi ke dalam,
dan menjadi bangsa yang berwibawa dan disegani dalam pergaulan antar negara dan kerajaan.

Demi kebaikan, mulailah dari diri sendiri.

………..

Sahabat-sahabat Indonesia yang super,

Marilah kita jadikan keberadaan kita dalam kehidupan ini berarti. Karena ada arti dalam penciptaan diri ini.

Tuhan sangat memuliakan kita. Hanya karena kita tidak melihat kemuliaan itu, tidak berarti kemuliaan itu tidak ada pada diri kita.

Tugas kita adalah mengupas dan menanggalkan kulit-kulit kusam yang menutupi kecemerlangan jiwa ini,
agar kita bisa menjadi sebagaimana seharusnya kita menjadi.
»»  READMORE...

jiwa yg berani


MARIO TEGUH SUPER NOTE
JADILAH JIWA YANG LEBIH BERANI
………..

Sahabat-sahabat saya yang baik hatinya,

Katakanlah ini kepada adik kita yang lebih muda,
yang sedang menggeliatkan dirinya keluar dari kungkungan rasa ragu, was-was, dan ketakutan-ketakutan untuk hal-hal yang sebetulnya tidak akan terjadi – jika mereka memberanikan diri untuk terlibat dalam tindakan nyata yang lebih ikhlas.

………..

Adikku yang dititipkan oleh ibumu kepada ibuku,
agar aku melebihkan perhatian baik-ku untukmu,

sadarilah bahwa;

Kita membutuhkan ruang untuk menampung keberadaan kita
di dalam kehidupan ini. Ada yang membutuhkan sedikit,
ada yang menginginkan banyak,
dan ada yang tidak menyadari bahwa dia telah menduduki ruang
yang seharusnya membahagiakannya.

Sebetulnya kita hanya membutuhkan ruang selebar kedua telapak kaki kita
di ruang mana pun, tetapi untuk memasuki ruang baru yang belum kita kenal –
kita sering menuntut agar disiapkan bagi kita sebuah ruangan yang lebih luas.

Sebetulnya tidak ada kekuatan di luar diri ini yang bisa menghalangi
keputusan hati kita untuk pindah dan memasuki ruang baru yang lebih baik;
tetapi … walaupun penting dan harus – kita masih saja berkutat dalam keraguan,
seolah untuk itu kita membutuhkan tenaga yang sebanding
dengan kekuatan untuk memindahkan gunung.

Sebetulnya setiap ruangan memiliki setidaknya satu pintu masuk,
yang belum tentu terkunci, dan jika terkunci pun –
akan selalu ada cara untuk membukanya.

Tetapi, sebuah ruangan yang tidak berpintu pun,
dan yang terbuka lebar, akan tampil sama tak tertembusnya
dengan dinding bukit granit - bagi hati yang menggunakan
formula pikir dan peta rasa yang usang,

yang selama ini membuatnya merasa lebih tua dari
kebanyakan orang muda yang lebih sejahtera daripada-nya.

Dan untuk sahabat kita yang terlalu berhitung seperti itu,
tanyakanlah ini kepadanya:

Jika engkau sering menari dalam teater imajinasi kreatif mu,
dengan kebanggaan yang kau sembunyikan keangkuhannya,

membayangkan bagaimana kau ajarkan cara-cara yang lebih baik
kepada orang lain, menguraikan kelemahan pada pendapat orang lain,
merincikan kekurangan yang harus diperbaiki oleh para pemimpin besar –

jika engkau mampu untuk itu semua,

mengapakah tidak kau gunakan kekuatan mu itu
untuk memulai sebuah perubahan kecil
yang akan mengantarkan mu ke ruangan yang lebih ramah
bagi keinginan-keinginan dari hati bebas mu?

Dan ini yang aku ingatkan kepada mu; bahwa …

Bukan kurangnya pengetahuan mu yang menghalangi keberhasilan mu,
tetapi tidak cukupnya tindakan mu.

Maka, jadilah jiwa yang lebih berani.

Dan ingatlah ini, bahwa

Bukan kurang cerdasnya pemikiran yang melambatkan perubahan hidup mu,
tetapi kurangnya penggunaan dari pikiran dan kecerdasan mu.

Maka, … apakah langkah kecil mu yang berani,
yang akan membangun keberadaan hidup mu –
menjadi sejarah yang membanggakan bagi keturunan mu?

Kapankah engkau akan memulainya?

………..

Sahabat-sahabat saya yang baik hatinya,

Begitu dulu ya?

Utamakanlah yang penting bagi Anda.

Berfokuslah pada yang membesarkan Anda, dan abaikan semua yang tidak memuliakan Anda.

Hidup kita hanya satu kali, dan bukan untuk dicoba-coba hidup dalam keraguan dan kelemahan.

Kehidupan Anda terlalu penting untuk digunakan melakukan hal-hal yang kecil.

Mudah-mudahan Tuhan menjernihkan pengertian kita, untuk melihat bahwa:

Satu-satunya jalan keberanian untuk memenangkan kehidupan yang baik adalah mengikhlaskan diri untuk bersegera melakukan yang telah kita ketahui sebagai yang harus kita lakukan, dan tidak menyia-nyiakan waktu dalam keraguan yang sejatinya adalah tanda dari tidak-utuhnya iman.

Marilah kita sadari, bahwa pengertian dari kalimat bahwa ‘Tuhan akan menjadi seperti yang kita sangka’ – adalah sebetulnya DAMPAK dari persangkaan itu BAGI yang menyangka.

Tuhan dalam semua kemuliaan Beliau, tidak terkurangkan ke-Maha-an-Nya – hanya karena kita berburuk prasangka terhadap Dzat Yang Maha Agung yang sangat kita kasihi itu.

Hanya kita, yang akan memperlakukan diri kita dengan buruk, jika kita berprasangka buruk terhadap Tuhan.
Tetapi Tuhan tetap Maha Mulia.

Hanya kita, yang akan memperlakukan kehidupan dengan tidak adil, jika kita menyangka bahwa Tuhan telah berlaku tidak adil.
Tetapi Tuhan tetap Maha Adil dan Maha Pengasih.

Dan hanya kita, yang berlaku seperti orang tak bertelinga dan tak bermata, jika kita menduga bahwa Tuhan tidak mendengar dan tidak memperhatikan.
Tetapi Tuhan tetap Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.

Maka,

Kita dan kehidupan kita akan utuh, lengkap, damai, sejahtera, cemerlang, dan dimuliakan - jika kita ikhlas menerima sifat-sifat ke-Maha-an Tuhan dengan selengkap dan seutuhnya.

Dan dia yang sudah seutuhnya berserah, tidak akan ada baginya kekhawatiran, keraguan, dan ketakutan.

Dan keberanian, adalah keadaan yang tanpa ketidak-beranian.

Dan dengannya, sebetulnya …

Keberanian adalah tanda iman.

………..

Sahabat saya yang hatinya baik,

Marilah kita mengkekasihkan diri kepada Tuhan.

Saya berharap bahwa Anda tetap berkenan untuk menjadi sahabat baik saya.

Sampai kita berjabat-tangan nanti.
»»  READMORE...

Pengaruh globalisasi

Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain- lain akan mempengaruhi nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.
Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme
1. Dilihat dari globalisasi politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat.
2. Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.
3. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.
• Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme
1. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang
2. Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut,dll.) membanjiri di Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.
3. Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.
4. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa.
5. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.
Pengaruh- pengaruh di atas memang tidak secara langsung berpengaruh terhadap nasionalisme. Akan tetapi secara keseluruhan dapat menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau hilang. Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita. Jika terjadi maka akan menimbulkan dilematis. Bila dipenuhi belum tentu sesuai di Indonesia. Bila tidak dipenuhi akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional, ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa.
• Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme di Kalangan Generasi Muda
Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang.
Dari cara berpakaian banyak remaja- remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Pada hal cara berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.
Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Apa lagi bagi anak muda internet sudah menjadi santapan mereka sehari- hari. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat yang berguna. Tetapi jika tidak, kita akan mendapat kerugian. Dan sekarang ini, banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Misal untuk membuka situs-situs porno. Bukan hanya internet saja, ada lagi pegangan wajib mereka yaitu handphone. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone.
Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Contoh riilnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat.
Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya genersi muda tersebut? Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan anarkis antara golongan muda. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki rasa nasionalisme?
Berdasarkan analisa dan uraian di atas pengaruh negatif globalisasi lebih banyak daripada pengaruh positifnya. Oleh karena itu diperlukan langkah untuk mengantisipasi pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai nasionalisme.
• Antisipasi Pengaruh Negatif Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme
Langkah- langkah untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme antara lain yaitu :
1. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri.
2. Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dengan sebaik- baiknya.
3. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik- baiknya.
4. Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar- benarnya dan seadil- adilnya.
5. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa.
Dengan adanya langkah- langkah antisipasi tersebut diharapkan mampu menangkis pengaruh globalisasi yang dapat mengubah nilai nasionalisme terhadap bangsa. Sehingga kita tidak akan kehilangan kepribadian bangsa.
»»  READMORE...

AKHLAK MULIA

Akhlak adalah keadaan batin seseorang yang menjadi sumber lahirnya perbuatan dimana perbuatan itu lahir dengan mudah tanpa memikirkan untung rugi. Bagi orang yang berakhlak baik, berbuat baik adalah satu ekpresi, bukan transaksi, oleh karena itu perbuatan baiknya mengalir begitu saja tanpa harus mempertimbangkan untung rugi. Yang dimaksud dengan perbuatan adalah kegiatan fisik atau mental yang dilakukan secara sengaja dan bertujuan. Perbuatan bisa berujud aktifitas gerak, bisa juga berwujud diam tanpa gerak. Tidak berbuat dan tidak berkatakata yang dilakukan secara sengaja adalah suatu perbuatan yang bernilai akhlak. Oleh karena itu bagi orang yang berakhlak, perkataannnya, perbuatannnya dan diamnya diukur secara cermat, kapan harus berkata dan kapan harus diam, kapan harus bertindak dan kapan harus berdiam diri. Akhlak mengandung dimensi vertikal, horizontal dan internal, oleh karena itu kemanfaatan hidup berakhlak dirasakan oleh masyarakat dan oleh orang yang bersangkutan.

Keajaiban Hidup dengan berakhlak baik hadir dalam berbagai bentuk, di antaranya sebagai berikut ini:

1. Dapat menikmati ketenangan hidup. Ketenangan dalam hidup diperoleh oleh orang yang tidak memiliki konflik batin, konflik interest. Konflik batin timbul disebabkan oleh ketidak mampuan seseorang berakrab-akrab dengan diri sendiri, dengan kemampuan diri sendiri, dengan apa yang telah dimiliki. Pusat perhatian orang berakhlak ialah pada bagaimana menjadikan dirinya bermakna, bermakna bagi keluarga, masyarakat dan bangsa serta kemanusiaan sesuai dengan nilai yang diajarkan oleh Tuhan Sang Pencipta. Dari segi ini orang yang berakhlak selalu bekerja keras tak kenal lelah untuk orang lain, yang dampaknya pulang kepada diri sendiri, yaitu tidak hirau terhadap kesulitan pribadinya. Secara internal orang berakhlak selalu mensyukuri nikmat Allah kepada dirinya sehingga ia merasa telah diberi banyak dan banyak memiliki. Dari itu ia selalu berfikir untuk memberi dan sama sekali tidak berfikir untuk menguasai apa yang telah dimiliki orang lain.

2. Tidak mudah terguncang oleh perubahan situasi. Perubahan merupakan sunnatullah dalam kehidupan. Terkadang perubahan terjadi dengan amat cepat, membalik keadaan begitu rupa, yang selama ini berkuasa jatuh terhina, yang terhina naik ke atas panggung, yang selama ini ditabukan justeru berubah menjadi perilaku umum setiap hari, yang mudah menjadi sulit, sebaliknya yang semula mustahil menjadi sangat gampang. Bagi orang yang berakhlak, perubahan itu tak lebih hanya sunnatullah kehidupan, sementara sunnatullah itu sendiri justeru tidak berubah. Oleh karena itu bagi orang yang berakhlak, yang menjadi perhatian adalah bukan perubahannya, tetapi yang tidak berubah, yaitu kaidah-kaidah sunnatullah, seperti kebenaran akan jaya dan kebatilan akan runtuh, bahwa setiap kesulitan akan membawa kemudahan, bahwa kejujuran akan mendatangkan keberkahan, bahwa yang yang buruk, meski disembunyikan akan terbuka, bahwa yang baik meski sedikit akan diakui juga , bahwa merendahkan diri akan mendatangkan kemuliaan dan bahwa kesombongan akan berakhir dengan kehancuran. Bagi orang berakhlak dengan akidah tersebut diatas, ia akan memandang perubahan situasi justem dengan perspektif sunnatullah yang tidak berubah. Oleh karena itu ia tetap tenang di tengah perubahan zaman.

3. Tidak mudah tertipu oleh fatamorgana kehidupan. Kehidupan yang kita jalani memang benar-benar merupakan realitas, tetapi tak jarang apa yang ditawarkan kepada kita dan apa yang sedang kita ikuti sebenarnya bukan realitas tetapi hanya fatamorgana belaka. Bahwa untuk menjadi pandai orang harus belajar adalah realitas, bahwa untuk mencapai ke tingkat sosial tertentu orang harus berjuang melalui tahap-tahap pekerjaan adalah realitas, bahwa untuk menjadi kaya orang harus berusaha secara ulet serta membutuhkan waktu adalah realitas. Sebaliknya untuk menjadi pintar mendadak, menjadi kaya mendadak, untuk mencapai kedudukan tinggi secara mendadak adalah lebih sering merupakan fatamorgana yang menipu. Bagi orang yang berakhlak, fatamorgana kehidupan tidak menarik baginya, karena ia justeru tertantang untuk mengatasi kesulitan secara realistis. Orang yang berakhlak tahu persis makna sabar, yaitu tabah hati tanpa mengeluh, dalam menghadapi cobaan dan rintangan, dalam jangka waktu tertentu, dalam kerangka mencapai tujuan. Orang sabar tahu persis bahwa menggapai tujuan bukan suatu yang mudah karena untuk itu membutuhkan waktu dan keuletan dalam menghadapi rintangan. Hanya orang dalam keadaan lemah mental atau tertekan sajalah yang mudah tertipu oleh fatamorgana kehidupan, kepada sesuatu yang nampaknya sangat menjanjikan tetapi sebenarnya tipuan belaka.

4. Dapat menikmati hidup dalam segala keadaan. Sudah menjadi sunnatullah bahwa hidup manusia mengalami pasang dan surut, terkadang beruntung, di lain kali merugi, terkadang disambut oleh banyak orang, di lain kali dimaki dan bahkan diusir oleh orang banyak. Bagi orang yang berakhlak, karena prinsip hidup lurus yang selalu dipegang, maka ia selalu siap menghadapi keadaan surut maupun keadaan pasang. Di waktu beruntung ia bersyukur kepada Tuhan, berbagi rasa syukurnya kepada orang lain dan tidak menghambur-hamburkan keberuntungannya. Meski keberuntungan melimpah ruah, orang berakhlak tetap hidup wajar, tidak berlebihan dan tetap menjadi dirinya. Ketika sedang mengalami surut dalam hidupnya ia sabar, tidak mengeluh dan menerima apa adanya. Meski dalam keadaan serba kekurangan secara materi, orang yang berakhlak masih tetap memiliki keindahan dalam hidupnya karena ia tetap bisa melakukan sesuatu yang bermakna. Adapun orang yang tak berakhlak ketika beruntung ia lupa daratan berfoya-foya dengan keberuntungannya, dan ketika jatuh merugi ia lupa ingatan, sedih berkepanjangan, stres dan ada yang bunuh diri.
»»  READMORE...
Template by : anchar revolusiparadigmaterkini.blogspot.com